Kamis, 19 Maret 2015

Pagi ini Sawah Besar dst. banjir lagi

Kawasan Kota Semarang hampir setiap musim hujan mengalami bencana banjir yang pada umumnya disebabkan karena tidak terkendalinya aliran sungai, akibat kenaikan debit, pendangkalan dasar badan sungai dan penyempitan sungai karena sedimentasi, adanya kerusakan lingkungan pada daerah hulu (wilayah atas Kota Semarang) atau daerah tangkapan air, adanya rob, serta diakibatkan pula oleh ketidakseimbangan input – output pada saluran drainase kota. Sistem Drainase Kota Semarang dibagi atas 5 (lima) bagian wilayah drainase (Suripin, 2004), yaitu : Wilayah Timur mencakup luas 47,8 km2 yang dibatasi oleh pantai disebelah utara, Banjir Kanal Timur dibagian barat dan selatan, dan Kali Babon disebelah timur. Wilayah ini dibagi menjadi dua bagian wilayah drainase, yaitu : Kali Sringin dengan luas 14 km2 dan Kali Tenggang dengan luas 28 km2. Wilayah ini berupa lahan pertanian yang pada saat ini juga berkembang sebagai daerah industri dan pemukiman.
Secara garis besar penyebab timbulnya banjir di Sawah Besar disamping tingginya curah hujan adalah:
1.Dataran Sawah Besar merupakan daerah yang bertopografi rendah dengan kemiringan yang landai sehingga aliran sungainya lambat.
2.Kapasitas sungai yang terbatas akibat sedimentasi dan penyempitan badan sungai.
Ditambah kalau kota Ungaran diguyur hujan deras bisa dipastikan banjir melanda wilayah sawah besar dan sekitarnya.
Jadi jangan heran kalau pagi ini jalan-jalan dikota semarang sepanjang sungai banjir kanal timur terkena imbas banjir dadakan kiriman hujan dari kota Ungaran kab. Semarang.